Sadadaily.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan warga binaan dengan menggelar kegiatan skrining penyakit menular bagi tahanan baru, Selasa (10/02/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 14.00 WIB di Lapangan Serbaguna Lapas Bagansiapiapi bekerja sama dengan Puskesmas Bagansiapiapi.
Skrining dilakukan sebagai langkah deteksi dini guna mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan lapas serta memastikan setiap warga binaan mendapatkan penanganan medis yang cepat dan tepat. Pemeriksaan meliputi rapid test HIV, sifilis, serta pemeriksaan dahak untuk TBC paru.
Dari hasil pemeriksaan sementara, ditemukan satu orang warga binaan dengan hasil reaktif sifilis, sementara hasil pemeriksaan dahak TBC masih menunggu proses analisis laboratorium. Selanjutnya, warga binaan yang terindikasi akan segera mendapatkan tindak lanjut medis sesuai prosedur kesehatan.
Kalapas Kelas IIA Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif dan pelayanan kesehatan berkelanjutan di dalam lapas.
“Kesehatan warga binaan menjadi prioritas kami. Skrining ini penting sebagai deteksi dini agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat, sekaligus mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan lapas,” ujar Imam.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif dengan pengawalan petugas pengamanan. Melalui kegiatan ini, Lapas Bagansiapiapi terus berupaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan humanis bagi seluruh warga binaan.

Social Header